poli anak, ibu dan anak

Bunda Wajib Tahu, Begini Cara Mengatasi Kolik pada Bayi

Menangis adalah hal yang lazim dilakukan oleh bayi. Saat popoknya basah, lapar, haus atau mengantuk, bayi pasti akan menangis sebagai cara dirinya berkomunikasi. Namun, Sahabat Hermina harus waspada bila Si Kecil terus menangis sampai sulit dikendalikan. Bisa saja hal tersebut menandakan adanya masalah kolik infantil pada bayi.

Bayi yang mengalami kolik dapat membuat orangtua frustasi karena penyebabnya sering kali sulit diidentifikasi. Maka dari itu, penting untuk memahami cara mengatasi kolik yang tepat.

Kolik infantil biasanya terjadi pada bayi berusia 2 minggu sampai 4 bulan. Bayi akan menangis terus menerus dan berlangsung lebih dari 3 jam dalam sehari, dan terjadi setidaknya selama 3 hari dalam seminggu. Selain menangis, ciri-ciri lainnya yaitu kedua kaki dan tangan Si Kecil akan terangkat ke atas perut, dengan tangan mengepal dan wajah kemerahan. Dalam kebanyakan kasus, kolik infantil sering terjadi pada sore atau malam hari menjelang waktu tidur.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa penyebab kolik karena kolik merupakan kondisi yang dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti adanya timbunan gas dalam perut bayi.
Beberapa faktor penyebab lainnya yang memicu terjadinya kolik, yaitu:

  • Sistem pencernaan yang belum sempurna
  • Refluks gastrointestinal (GERD) dan peningkatan peristaltik usus
  • Rasa nyeri akibat terganggunya sistem saraf enterik bayi
  • Alergi susu sapi
  • Intoleransi laktosa
  • Terlalu banyak makan, kurang makan, atau jarang bersendawa
  • Orangtua yang merasa cemas
  • Ketidakseimbangan mikrobiota di dalam saluran cerna

Meskipun kolik adalah kondisi umum yang dapat hilang dengan sendirinya, berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kolik pada bayi:

  • Gendong bayi selama menangis, Anda bisa menggunakan gendongan kain atau selimut
  • Mandikan bayi dengan air hangat
  • Pijat perut bayi dengan lembut menggunakan minyak telon
  • Mengendong bayi dengan posisi tegak saat menyusu dan bantu bayi bersendawa
  • Ubah pola makan atau ganti susu formula, karena bisa jadi penyebab bayi kolik adalah alergi
  • Ciptakan suasana tenang dengan meredupkan cahaya lampu dan memberikan alunan musik yang menenangkan
  • Ajak bayi jalan-jalan sambil mengajaknya berbicara
  • Pemberian probiotik dan obat pereda gas seperti simethicone

Untuk mencegah kolik pada bayi, berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh Sahabat Hermina:

  • Ganti dot pada botol susu bayi jika lubangnya terlalu kecil agar bayi tidak menelan lebih banyak udara daripada cairan
  • Jauhi asap rokok
  • Hindari konsumsi kopi, teh, dan makanan pedas apabila bayi masih menyusu
  • Tepuk-tepuk punggung bayi dengan lembut agar bersendawa sehabis makan

Apabila cara mengatasi kolik pada bayi sudah Sahabat Hermina lakukan dan kolik tidak kunjung mereda, segera periksakan Si Kecil ke dokter spesialis anak Rumah Sakit Hermina Purwokerto.

Categories