Mengenal Penyakit Kanker Paru

Mengenal Penyakit Kanker Paru

Baru baru ini, kita dihebohkan dengan salah satu artis tanah air yang kehilangan nyawa akibat terkena penyakit kanker paru, artis tersebut tidak merasakan gejala apapun selama ini, namun sekali periksa baru diketahui jika kanker parunya sudah di stadium 4. Lalu sebenarnya seperti apakah kanker paru ini ?

Kanker paru-paru adalah suatu kondisi di mana sel-sel tumbuh yang secara tidak terkendali di dalam organ paru-paru. Organ ini berfungsi untuk menyebarkan oksigen ke dalam darah saat menghirup napas dan membuang karbondioksida saat menghela napas. Kanker paru terdiri dari dua jenis, yaitu:

  • Kanker Paru primer yaitu kanker paru yang tumbuh dan dimulai dalam organ paru – paru
  • Kanker Paru Sekunder yaitu kanker yang menyebar ke paru paru dari area lain dalam tubuh

Penyebab yang paling utama kanker paru adalah perokok aktif dan pasif dan selalu terpapar menghirup udara kotor/polusi. Di dalam rokok terdapat zat penyebab kanker (karsinogen) yang memicu kerusakan sel pelapis paru-paru. Perubahan sel dan jaringan pada paru-paru cepat berubah pada perokok berat. Awalnya tubuh dapat memperbaiki kerusakan ini.

Namun, paparan yang berulang terus membuat sel-sel normal pelapis paru-paru semakin rusak. Kerusakan menyebabkan perubahan abnormal sel, yang berujung pada perkembangan sel sel kanker. Di luar dari merokok, mungkin belum banyak ditemukan penyebab pasti dari kanker yang dialami.

Faktor Risiko Kanker Paru

Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko kanker paru. Beberapa faktor risiko dapat dikendalikan, misalnya dengan berhenti merokok. Sedangkan faktor lain seperti riwayat dalam keluarga tidak dapat dikendalikan. Berikut ini beberapa kondisi yang menjadi faktor risiko kanker:

  • Merokok, Risiko kanker semakin meningkat seiring dengan jumlah rokok yang di hisap. Berhenti pada usia berapapun secara signifikan menurunkan risiko kanker.
  • Paparan Asap Rokok, Tidak merokok pun bukan berarti terbebas dari risiko kanker . Risikonya meningkat saat sering terpapar asap rokok.
  • Terapi radiasi, Terapi radiasi untuk mengatasi jenis kanker lain dapat meningkatkan risiko terkena kanker

 

 

Gejala Kanker Paru

Sebagian besar gejala kanker terjadi dalam organ paru, tapi juga mungkin dialami di beberapa bagian tubuh lain jika sel abnormal sudah menyebar. Gejala juga dibedakan berdasarkan intensitas keparahan penyakit. Berikut ini beberapa gejala yang dialami oleh pengidap:

  • Ketidaknyamanan atau nyeri di dada
  • Mengi
  • Darah dalam dahak
  • Suara Serak
  • Masalah dalam menelan
  • Kehilangan selera makan
  • Peradangan atau sumbatan di paru
  • Pembengkakan atau pembesaran kalenjer getah bening di daerah paru-paru
  • Merasa Sangat Lelah
  • Masalah pernapasan.
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan (mendadak)
  • Batuk yang tidak hilang atau semakin memburuk dari waktu ke waktu

 

Pencegahan Kanker Paru Paru

Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah kanker. Namun, kamu bisa menurunkan risikonya dengan melakukan beberapa langkah berikut ini:

  1. Berhenti merokok, jika sulit berhenti, kamu bisa meminta bantuan ahli medis untuk melakukan terapi.
  2. Hindari Asap Rokok, jika tinggal atau bekerja dengan seorang perokok, jauhi saat mereka membakar rokok
  3. Konsumsi buah dan sayuran, keduanya merupakan sumber vitamin dan nutrisi terbaik yang dapat menurunkan risiko kanker.
  4. Berolahrga, lakukan secara teratur, setidaknya 150 menit dalam seminggu atau 30 menit dalam sehari.

Segera konsultasikan di RSU Hermina Medan bila terjadi gejala pada tubuh kita dan baiknya screening sedini mungkin dengan cara Medical Cek Up guna antisipasi serta deteksi sebelum berdampak bahaya.

 

Referensi

Mayo Clinic. Diakses pada 2023. Lung cancer.

National Health Service UK. Diakses pada 2023. Lung cancer.

American Cancer Society. Diakses pada 2023. Lung cancer.

Cancer Research UK. Diakses pada 2023. Lung cancer.

Cookie membantu kami memberikan layanan kami. Dengan menggunakan layanan kami, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.